I. Pendahuluan
A. Latar belakang
Pulau-pulau kecil meliputi 7% dari wilayah dunia, dan merupakan entitas daratan yang memiliki karakteristik dan kerentanan khusus sehingga pengelolaan pulau kecil memerlukan format yang berbeda dengan wilayah daratan lain, khususnya pulau besar (mainland). Kebanyakan pulau-pulau kecil dijumpai di kawasan tropika, baik di kawasan lautan pasifik, lautan hindia maupun lautan atlantik. Indonesia yang merupakan salah satu negara kepulauan di dunia, saat ini terdiri atas 17.504 pulau, dan dari jumlah tersebut sebagian besar adalah pulau-pulau kecil.
Pulau kecil yang secara geografis terletak jauh dari pulau besar ataupun benua memiliki perbedaan dan keunikan baik dari segi fisik, demografi maupun ekonomi. Dengan ukurannya yang kecil, pulau-pulau kecil memiliki keterbatasan dalam penyediaan sumberdaya alam seperti; lahan pertanian, air bersih, sumber mineral serta sumber energi pada umumnya. Kebanyakan pulau kecil mempunyai sedikit sungai ataupun telaga yang permanen. Suplai air bawah tanah sangat terbatas dan bahkan sebagian pulau kecil tidak memiliki sumber air bawah tanah yang bersifat tawar (tidak asin).
A. Latar belakang
Pulau-pulau kecil meliputi 7% dari wilayah dunia, dan merupakan entitas daratan yang memiliki karakteristik dan kerentanan khusus sehingga pengelolaan pulau kecil memerlukan format yang berbeda dengan wilayah daratan lain, khususnya pulau besar (mainland). Kebanyakan pulau-pulau kecil dijumpai di kawasan tropika, baik di kawasan lautan pasifik, lautan hindia maupun lautan atlantik. Indonesia yang merupakan salah satu negara kepulauan di dunia, saat ini terdiri atas 17.504 pulau, dan dari jumlah tersebut sebagian besar adalah pulau-pulau kecil.
Pulau kecil yang secara geografis terletak jauh dari pulau besar ataupun benua memiliki perbedaan dan keunikan baik dari segi fisik, demografi maupun ekonomi. Dengan ukurannya yang kecil, pulau-pulau kecil memiliki keterbatasan dalam penyediaan sumberdaya alam seperti; lahan pertanian, air bersih, sumber mineral serta sumber energi pada umumnya. Kebanyakan pulau kecil mempunyai sedikit sungai ataupun telaga yang permanen. Suplai air bawah tanah sangat terbatas dan bahkan sebagian pulau kecil tidak memiliki sumber air bawah tanah yang bersifat tawar (tidak asin).